Penantian

"Penantian" menunggu dalam proses panjang di tempat yang berjarak dan waktu yang tak tentu terjadinya kapan. Namun, penantian memberikan pelajaran bagaimana menunggu dengan sabar, menunggu dengan tetap berbaik sangka, menunggu dengan perjuangan, menunggu dengan pengorbanan, menunggu dengan do'a panjang, dan menunggu dengan kepasrahan. Banyak sekali orang yang berguru dengan penantian, bukan hanya menanti soal kekasih yang tak kunjung memberi kepastian atau menunggu pujaan hati yang selalu dipinta dalam setiap bait doa dalam sujud malam. Namun juga soal menanti keturunan, menanti terwujudnya impian, ataupun penantian dari para pejuang cinta bertemu dengan kekasi yang dicinta, Allah Subhanahu Wa Ta'ala..
***
Tak mengapa jika menunggu membuat lelah, tapi jangan sampai lelah yang dirasa membuat putus asa, hingga nafsu terus berkuasa dan sabar hanya sekedar ucapan semata.. Bukankah penantian yang dibalut dengan keyakinan dan sabar lebih indah karena mendatangkan cinta dari yang Maha Kuasa, sebagaimana terabadikan dalam QS. Hud: 71-73. Tentang kisah Nabi Ibrahim dan istrinya ketika menanti keturunan sampai usia sudah tidak lagi muda. Namun malaikat memberikan kabar tentang kelahiran Ishaq yang akan menjadi penerus perjuangan Nabi Ibrahim di jalan Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Mendengar kabar tersebut, Istri Nabi Ibrahim tercengang merasa heran karena dengan umurnya yang sudah tua akan melahirkan seorang anak. "Sungguh mengherankan, apakah aku akan melahirkan anak, padahal aku adalah seorang perempuan tua dan suamiku ini dalam keadaan yang sudah tua pula? Sesungguhnya ini benar-benar suatu yang sangat ajaib." (QS. Hud: 72) Kemudian dijawab oleh para malaikat, "Apakah kamu merasa heran tentang ketetapan Allah? (itu adalah) rahmat dan keberkahannya, dicurahkan atas kamu, hai Ahlu Bait! Sesungguhnya Allah Maha Terpuji lagi Maha Pemurah." (QS. Hud: 73)
***
Begitulah, bagaimana Allah memberikan balasan kepada Nabi Ibrahim dan Istrinya atas kebaikan, kasabaran yang selalu terbalut dalam kehidupan dirinya. Jadi, jangan pernah putus asa dengan Rahmat Allah. Ketika Allah belum mengabulkan do'a do'a bukan berarti Allah lupa atau tidak mendengar keluh kesah. Namun Allah akan memilah mana yang terbaik untuk seorang hamba yang dicinta. Karena yang terbaik menurut hambaNya belum tentu terbaik untuk Sang Pencipta. Bukankah Allah Yang Maha Mengetahui Segala..
***
Tunggu, karena Allah memberikannya di waktu yang tepat bukan di waktu kamu menginginkannya dengan cepat...

Komentar

Posting Komentar